Nama :
FEBRIANA NINGSIH
NIM :
10192521
Kelas :
B
No. Absen :
9
Tugas Mata
Kuliah Kerangka Dasar Pemetaan
Deskripsi ITRF (International
Terrestrial Reference Frame)
ITRF (International Terrestrial Reference Frame) merupakan suatu sistem geosentrik, dimana pusat dari masa bumi
didefinisikan untuk seluruh bumi, termasuk lautan
dan juga atmosfer. ITRF merupakan kerangka realisasi dari sistem referensi ITRS (International Terrestrial Reference
System), yang direalisasikan dengan koordinat dan kecepatan dari sejumlah titik yang tersebar di seluruh permukaan bumi dengan menggunakan
metode-metode pengamatan VLBI, LLR, GPS, dan DORIS. ITRS pada prinsipnya
adalah sistem CTS (Conventional
Terrestrial System) yang mendefinisikan posisi dan pergerakan di permukaan
bumi serta dipantau oleh IERS (International
Earth Orientation System).
Berdasarkan
sistem koordinat dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1.
Lokasi Titik Nol : Geosentrik (di pusat bumi), Toposentrik (di permukaan
bumi), dan Heliosentrik (di pusat matahari).
2.
Orientasi Sumbu : Terikat
bumi (Earth-Fixed) dan Terikat langit
(Space-Fixed).
3.
Besaran Koordinat :
Jarak à Kartesius (X,Y,Z), Sudut dan jarak à Geodetik (ϕ,λ,h).
Secara umum karakteristik dari sistem koordinat
ITRS adalah sebagai berikut (IERS,2000) :
1.
Sistem geosentrik,
dimana pusat massanya didefinisikan untuk seluruh bumi termasuk lautan dan
atmosfer.
2.
Satuan panjang yang
digunakan adalah meter
3. Sumbu-Z mengarah ke kutub CTP (Conventional Terrestrial Pole) yang dinamakan IRP (IERS
Reference Pole).
4.
Sumbu-X berada dalam bidang meredian Greenwich yang dinamakan IRM (IERS
Reference Meredian) dan terletak pada bidang ekuator bumi.
5.
Sumbu-Y tegak lurus dengan sumbu-sumbu X dan Z dan membentuk sistem koordinat tangan
kanan.
6.
Evolusi
waktu dari orientasi sistem koordinat dipastikan dengan menerapkan kondisi no-net-rotation
dalam konteks pergerakan
tektonik (horizontal) untuk seluruh permukaan bumi.
Sebuah kerangka
acuan terestrial adalah kerangka acuan sebagai salah satu pandangan dari
bumi atau dari tanah
bumi lain, seperti tubuh. Sebuah efek bingkai referensi terestrial cara kita
memandang hampir segala sesuatu dari hari ke hari karena kita hidup di bumi dan
titik pandang bumi adalah satu-satunya jenis yang dapat kita alami. Hasil yang
paling nyata dari Frame Referensi Terestrial adalah cara matahari tampak terbit
dan terbenam di langit setiap hari, ketika dalam kenyataannya itu adalah bumi
berputar pada porosnya. Sudut pandang kita adalah pada dasarnya terdistorsi
oleh tempat di mana kita melihatnya terjadi.
Karena ITRF
merupakan kerangka realisasi dari ITRS sehingga kerangka ini juga terikat
dengan kerangka ICRF melalui pengamatanVLBI. Pada saat ini kerangka ITRF
terdiri sekitar 300 titik di permukaan bumi yang mempunyai koordinat dengan
ketelitian sekitar 1-3 cm serta kecepatan dengan ketelitian sekitar 2-8
mm/tahun. Titik-titik ITRF ini terdapat pada semua lempeng-lempeng yang kecil.
ITRF diproduksi
setiap beberapa tahun dengan menggunakan teknik matematika dan survei terbaru
untuk mencoba mewujudkan ITRS setepat mungkin. Pada saat ini jaring kerangka ITRF
dipublikasikan setiap tahunnya oleh IERS dan umumnya diberi nama ITRF-yy dimana
yy menunjukkan tahun terakhir dari data yang digunakan untuk kerangka tersebut.
Contohnya: ITRF 94 adalah kerangka koordinat dan kecepatan yang dihitung pada
tahun 1995 dengan menggunakan semua data IERS sampai akhir 1994.